Mengurangi Tumpukan Sampah: Petualangan Edukasi Pemilahan Sampah yang Menyegarkan di SB Hulu Langat

Dalam langkah berani untuk melibatkan dan mendidik para siswa tentang urgensi pemilahan sampah, SB Hulu Langat meluncurkan acara inovatif yang tak hanya mendidik, tetapi juga menghibur. Dengan judul yang menggugah rasa ingin tahu, “Mengurai Tumpukan Sampah: Petualangan Edukasi Pemilahan Sampah yang Menyegarkan,” sekolah ini memberikan pembelajaran yang tidak terlupakan tentang dampak positif dari pemilahan sampah yang benar. 

Dibina DPL apt.Herda Ariyani, M.Farm dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dengan tiga mahasiswa : Khilda Nur hurriyah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Risma Ika Putri Armiani dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Sri Angeraini dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo. 

Menginspirasi Melalui YouTube:

Menyadari kekuatan media sosial dalam menyampaikan pesan, SB Hulu Langat memutuskan untuk menggunakan platform YouTube untuk menjangkau siswa dan masyarakat luas. Sebuah video edukatif digunakan untuk cermat untuk menjelaskan proses pemilahan sampah organik dan nonorganik. Melalui visual yang menarik dan penjelasan yang jelas, siswa diajak dalam perjalanan edukasi yang menggugah rasa ingin tahu.

Pentingnya Pemilahan Sampah Organik dan Nonorganik:

Video ini menjelaskan perbedaan mendasar antara sampah organik dan nonorganik. Konsep ini dijelaskan dengan cara yang sederhana dan menggugah, membantu siswa memahami mengapa pemilahan menjadi penting. Siswa belajar bahwa pemilahan yang benar adalah langkah awal untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan.

Dari Sampah ke Daur Ulang:

Proses pengelolaan sampah tidak berhenti pada pemilahan. Video tersebut menunjukkan dengan jelas bagaimana sampah organik dan nonorganik dapat diolah menjadi sumber daya yang bernilai melalui daur ulang. Melalui ilustrasi yang menarik, siswa dapat melihat bagaimana sampah-sampah ini diubah menjadi produk baru yang bermanfaat.

Siswa Menilai Edukasi:

Setelah menonton video edukatif, siswa dievaluasi terkait pemahaman mereka tentang pemilahan sampah organik dan nonorganik. Melalui diskusi dan pertanyaan-pertanyaan yang cerdas, siswa menunjukkan bahwa mereka tidak hanya memahami konsep ini, tetapi juga termotivasi untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Membuat Tong Sampah Khusus:

Sebagai langkah konkret, Sekolah SB Hulu Langat melibatkan siswa dalam pembuatan tong sampah organik dan nonorganik yang didesain khusus. Melalui proyek ini, siswa belajar tentang tanggung jawab mereka dalam memilah sampah sebelum memasukkannya ke tong yang sesuai.

Kesimpulan:

Petualangan edukasi ini, “Mengurai Tumpukan Sampah: Petualangan Edukasi Pemilahan Sampah yang Menyegarkan,” bukan hanya memberikan wawasan baru tentang pengelolaan sampah, tetapi juga mengilhami para siswa untuk mengambil tindakan nyata dalam menjaga lingkungan. Dengan kombinasi inovasi digital dan pendekatan yang bersemangat, Sekolah SB Hulu Langat telah membuka jalan bagi generasi yang lebih sadar lingkungan dan bertanggung jawab terhadap bumi kita.

Instagram : @kkn.hululangat8

Kreator: Risma Ika Putri Armiani

URL: https://www.kompasiana.com/risma16724/64d8cf1808a8b558635cbfa2/mengurangi-tumpukan-sampah-petualangan-edukasi-pemilahan-sampah-yang-menyegarkan-di-sb-hulu-langat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top