
Edutrend.id, Sukoharjo – SMKN 3 Sukoharjo menggelar perayaan Dies Natalis ke-19 yang berlangsung meriah selama dua hari, yakni pada 3 hingga 4 Agustus 2026. Mengusung tema ARSENATA (Ajang Apresiasi Seni Budaya Smakta), kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan bakat di bidang seni dan budaya.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa, guru, serta panitia penyelenggara, termasuk mahasiswa PLP 2 dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang turut berperan aktif dalam menyukseskan acara. Berbagai lomba diselenggarakan, seperti lomba tenis guru, voli plastik, estafet, yel-yel kelas, lomba tari, hingga drama musikal yang sejalan dengan tema yang diangkat.
Pada hari pertama, Senin (3/8), kegiatan diawali dengan upacara bendera yang kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan antar guru dan siswa. Suasana tampak semarak dengan antusiasme peserta serta dukungan meriah dari warga sekolah. Memasuki hari kedua, Selasa (4/8), kegiatan dilanjutkan dengan lomba seni seperti tari dan drama musikal yang menampilkan kreativitas siswa sesuai dengan semangat ARSENATA.
Salah satu peserta lomba estafet, Januastrid Nursitta, mengaku sangat menikmati pengalaman barunya dalam mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. “Saya mengikuti lomba estafet dan merasa sangat senang karena ini pengalaman pertama saya ikut kegiatan seperti ini. Menurut saya, kegiatan tahun ini lebih meriah daripada tahun-tahun sebelumnya. Semoga ke depannya bisa lebih meriah lagi dan semakin banyak peserta yang antusias mengikuti berbagai lomba lainnya,” ungkapnya Rabu, (12/8/2026).
Keterlibatan mahasiswa PLP juga memberikan kontribusi nyata dalam jalannya kegiatan. Dzaky As’adhawy Al Nurma, mahasiswa PLP 2 UMS, yang dipercaya menjadi juri lomba yel-yel, menilai bahwa kreativitas siswa menjadi aspek penting dalam penilaian. “Menjadi juri lomba yel-yel merupakan pengalaman yang berkesan karena saya bisa melihat langsung kreativitas dan semangat siswa dalam menampilkan kekompakan tim. Kami menilai dari kekompakan, kreativitas, serta semangat yang ditunjukkan oleh setiap kelompok. Melalui lomba seperti ini, siswa dapat mengembangkan rasa percaya diri, kerja sama, dan kreativitas mereka,” jelasnya.
Tidak hanya siswa dan mahasiswa, para guru pun turut merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Seorang guru yang berpartisipasi dalam perlombaan, Saryono S.Pd, menyampaikan bahwa Dies Natalis menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antar warga sekolah.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai perayaan hari jadi sekolah, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara siswa dan guru. Kami melihat siswa sangat bersemangat dalam mengikuti setiap perlombaan dan menunjukkan kreativitas mereka. Melalui kegiatan Dies Natalis, siswa dapat belajar tentang kerja sama, sportivitas, dan percaya diri,” tuturnya..
Perayaan Dies Natalis ke-19 dengan tema ARSENATA ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana apresiasi seni dan budaya serta pengembangan potensi siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan rasa bangga terhadap sekolah semakin meningkat di kalangan seluruh warga SMKN 3 Sukoharjo.
Penulis: Shifa Salsabila