
Denpasar, Bali — Kesiapan BIM University dalam menjadi tuan rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Nasional untuk Dosen Muda dan Vokasi 2026 mendapat apresiasi dari Ketua Tim Kompetensi Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Yunisyam. Workshop yang berlangsung pada 23–25 September 2026 tersebut dinilai didukung dengan persiapan, fasilitas, dan layanan kepanitiaan yang memadai.
Yunisyam mengatakan BIM University telah mempersiapkan kebutuhan kegiatan secara baik sejak sebelum workshop dimulai. Berbagai perlengkapan dan sarana pendukung disiapkan untuk memastikan peserta dan narasumber dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman.
“Persiapan yang dilakukan BIM University sangat baik. Berbagai perlengkapan yang dibutuhkan telah tersedia, termasuk sarana dan prasarana workshop yang dipersiapkan dengan baik untuk mendukung kelancaran kegiatan,” ujar Ketua Tim Kompetensi Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Yunisyam.

Selain kesiapan fasilitas, Yunisyam juga memberikan apresiasi terhadap kinerja panitia selama pelaksanaan workshop. Respons cepat terhadap kebutuhan peserta dan narasumber dinilai turut mendukung kelancaran setiap tahapan kegiatan.
“Panitia menunjukkan respons yang baik selama pelaksanaan kegiatan. Koordinasi dan pelayanan yang diberikan cukup cepat sehingga berbagai kebutuhan selama workshop dapat ditangani dengan baik,” ungkap Yunisyam.
Menurut Ketua Tim Kompetensi Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan tersebut, BIM University juga memiliki posisi yang strategis, khususnya dalam memperkuat kehadiran dan pengembangan Muhammadiyah di Bali. Keberadaan perguruan tinggi Muhammadiyah di wilayah tersebut dinilai membuka peluang yang luas untuk memperkuat kontribusi dalam bidang pendidikan dan keilmuan.
“BIM University memiliki lokasi yang strategis dan keberadaannya penting bagi pengembangan Muhammadiyah di Bali. Ini menjadi modal yang baik untuk memperkuat kontribusi Muhammadiyah melalui pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan,” jelasnya.
Yunisyam berharap BIM University mampu memanfaatkan posisi dan potensinya untuk membangun reputasi akademik yang kuat. Menurutnya, perkembangan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga kualitas pendidikan, kapasitas dosen, penelitian, dan kontribusinya terhadap masyarakat.
Ia berharap BIM University ke depan dapat berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang menjadi rujukan masyarakat Bali, terutama dalam bidang pendidikan dan pengembangan keilmuan.
“Kami berharap BIM University ke depan dapat menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang menjadi acuan masyarakat Bali dalam memperoleh pendidikan yang bermutu, didukung dosen yang berkualitas, serta memiliki kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” tutur Ketua Tim Kompetensi Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Yunisyam.
Ia menilai penguatan kualitas perguruan tinggi merupakan proses yang membutuhkan konsistensi dan keberlanjutan. Kegiatan seperti workshop penulisan proposal hibah menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dosen sekaligus membangun budaya akademik yang semakin kuat.
Penyelenggaraan Workshop Penulisan Proposal Hibah Nasional untuk Dosen Muda dan Vokasi 2026 di BIM University juga mempertemukan akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Selain memberikan penguatan kompetensi dalam penyusunan proposal penelitian, kegiatan tersebut membuka ruang pertukaran pengalaman dan jejaring kolaborasi antarinstitusi.
Melalui dukungan fasilitas, kepanitiaan yang responsif, serta posisi yang strategis di Bali, BIM University diharapkan terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang mampu menghadirkan pendidikan berkualitas dan memperkuat kontribusi Muhammadiyah dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.