Reviewer DPPM BIMA Apresiasi Kemajuan Program Pemberdayaan Masyarakat Tim BIM University di Pengayaman


Denpasar, 30 September 2026 — Pelaksanaan monitoring dan evaluasi program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim BIM University mendapat apresiasi positif dari reviewer Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui BIMA.

Program yang memperoleh apresiasi tersebut berjudul “Pemberdayaan Berbasis Masyarakat – Perancangan Sistem E-Commerce dan Konten Digital Produk Kopi Organik Desa Pengayaman untuk Meningkatkan Produktivitas.” Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Sari Mekar, Br. Dinas Amerta Sari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, tim memperoleh review dari Prof. Dr. Ir. Darmono, M.T., IPM., ASEAN Eng. Reviewer memberikan penilaian positif terhadap perkembangan program, khususnya berdasarkan capaian yang disampaikan dalam laporan kemajuan. Apresiasi tersebut mencerminkan bahwa pelaksanaan kegiatan telah menunjukkan perkembangan yang selaras dengan tujuan pemberdayaan masyarakat dan luaran yang direncanakan.

Ketua tim, Yulianto Umar Rofi’i, S.E., M.M., menjelaskan bahwa program diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok tani dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk kopi organik. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada pembangunan sistem e-commerce, tetapi juga pada pengembangan konten digital agar produk masyarakat memiliki daya jangkau pemasaran yang lebih luas.

“Program ini kami rancang agar teknologi yang dikembangkan tidak berhenti pada aspek sistem, tetapi benar-benar dapat digunakan oleh mitra. Karena itu, pendampingan kepada kelompok tani menjadi bagian penting agar e-commerce dan konten digital yang dihasilkan dapat mendukung aktivitas pemasaran produk kopi secara berkelanjutan,” ujar Yulianto.

Sementara itu, anggota tim Akmil Asril, S.S., M.M., mengatakan bahwa apresiasi dari reviewer menjadi dorongan bagi tim untuk menjaga konsistensi pelaksanaan program hingga tahap akhir.

“Review dan apresiasi yang diberikan menjadi masukan penting bagi kami untuk memastikan bahwa setiap tahapan kegiatan benar-benar memberikan manfaat bagi mitra. Kami akan terus memperkuat pendampingan, terutama dalam pemanfaatan platform digital, pengelolaan konten, dan strategi pemasaran produk kopi agar teknologi yang dikembangkan dapat digunakan secara optimal oleh Kelompok Tani Sari Mekar,” ungkap Akmil.

Program ini juga melibatkan Ni Luh Widi Rahayu, S.Kom., M.T. sebagai anggota tim. Kolaborasi antarkeahlian tersebut mendukung pelaksanaan program yang memadukan aspek pemberdayaan masyarakat, teknologi informasi, sistem e-commerce, serta pengembangan konten digital.

Adapun Kelompok Tani Sari Mekar menjadi mitra utama dalam program yang berlokasi di Br. Dinas Amerta Sari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Keterlibatan mitra diarahkan agar pengembangan sistem dan konten digital sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat serta dapat diterapkan dalam aktivitas pemasaran produk kopi organik.

Tim berharap hasil pendampingan tidak hanya menghasilkan sistem e-commerce dan konten digital, tetapi juga meningkatkan kapasitas mitra dalam mengelola pemasaran secara mandiri. Dengan demikian, digitalisasi yang dikembangkan melalui program pemberdayaan berbasis masyarakat dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan perluasan akses pasar produk kopi organik Desa Pengayaman.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen BIM University dalam mendorong kegiatan pengabdian yang berorientasi pada pemecahan persoalan nyata masyarakat melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *