Rektor UMS dan BIM University Prof. Harun Joko Prayitno Dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci


YOGYAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sekaligus Rektor Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah pada 31 Oktober 2026. Prosesi pengukuhan berlangsung di Amphitarium Lantai 9, Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta.

Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Periode 2026–2031. Kegiatan ini mengusung tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia” sebagai wujud komitmen untuk memperkuat tradisi sekaligus mendorong perkembangan Tapak Suci di tingkat nasional maupun internasional.

Acara secara resmi dibuka oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T. Dalam sambutan selamat datang, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di lingkungan kampus UAD.

“Selamat datang di kampus Universitas Ahmad Dahlan, kampus yang bertekad menjadi kampus yang mendunia namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan. Kami merasa terhormat Amphitarium ini menjadi saksi pengukuhan para pendekar kehormatan dan pelantikan pimpinan baru Tapak Suci. Semoga Tapak Suci semakin modern, mandiri, dan mampu mengharumkan nama Persyarikatan di kancah dunia,” ungkapnya.

Selain Prof. Harun, dua tokoh lainnya yang dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci adalah Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, dan Ir. Sriyanto Saputro, M.M., Anggota DPR RI Daerah Pemilihan IV Jawa Tengah.

Dalam pernyataannya, Prof. Harun menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai yang diajarkan Tapak Suci.

“Menjadi bagian dari keluarga besar Tapak Suci adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah besar. Bagi saya, Tapak Suci bukan sekadar bela diri, tetapi adalah sekolah karakter yang mengajarkan tentang keikhlasan, keteguhan, dan keberanian menegakkan kebenaran,” tutur Prof. Harun.

Sebagai pimpinan UMS dan BIM University, Prof. Harun menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, dan pelestarian budaya bangsa. Nilai-nilai yang terkandung dalam Tapak Suci, seperti kedisiplinan, integritas, keberanian, dan tanggung jawab, relevan dengan upaya membangun generasi unggul yang berkarakter.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Agung Danar, M.Ag., dan dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes., serta Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Edhy Prabowo.

Dalam sambutannya, Edhy Prabowo menyampaikan kekagumannya terhadap kiprah Tapak Suci dalam mengembangkan pencak silat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia.

“Saya sangat kagum dengan Tapak Suci. Tapak Suci ini luar biasa karena telah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang menjadi penyumbang medali emas dan mengharumkan nama negara di kancah internasional. Tak hanya melahirkan atlet, Tapak Suci juga turut menyumbang pelatih-pelatih berkualitas yang membina generasi penerus pesilat Indonesia,” ujarnya.

Pengukuhan Prof. Harun sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi, pembinaan karakter, dan pelestarian seni bela diri tradisional. Sejalan dengan tema kegiatan, Tapak Suci diharapkan terus berkembang sebagai organisasi yang berakar kuat pada tradisi, berlandaskan nilai-nilai Islam, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *