
Edutalent.id, Purworejo – Di tengah derasnya perkembangan teknologi dan dinamika organisasi mahasiswa, solidaritas dan kolaborasi menjadi kunci untuk tetap relevan dan progresif. Semangat itulah yang terasa kuat dalam Musyawarah Wilayah (Musywil) VII Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) di Politeknik Sawunggalih Aji.
Mengusung tema “Solid Karena Regenerasi, Maju Karena Kolaborasi”, forum ini mempertemukan puluhan himpunan mahasiswa informatika dan komputer dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Musywil tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan dan penguatan jaringan antarmahasiswa.
Dalam momentum tersebut, Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta resmi dikukuhkan sebagai anggota PERMIKOMNAS Wilayah VII Jawa Tengah. Keikutsertaan ini menjadi langkah awal HMP PTI untuk terlibat aktif dalam forum kolaboratif tingkat wilayah.
Rangkaian kegiatan menghadirkan seminar teknologi yang membahas strategi mitigasi risiko siber di era konten generatif, dilanjutkan dengan forum sidang yang berlangsung dinamis dan partisipatif. Evaluasi kepengurusan, pembahasan laporan pertanggungjawaban, hingga pemilihan kepemimpinan baru menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi yang berjalan terbuka dan kondusif.
Namun lebih dari itu, Musywil juga menjadi ruang perjumpaan. Percakapan hangat antar himpunan, bertukar pengalaman organisasi, serta membangun relasi lintas kampus menjadi pengalaman berharga bagi para delegasi.
Azka Hanif Prasetya, salah satu pengurus harian HMP PTI yang mengikuti kegiatan tersebut, menilai Musywil memberikan dampak positif bagi mahasiswa Teknik Informatika.“Menurut saya, kegiatan ini sangat baik, terutama bagi mahasiswa Teknik Informatika. Di dalam Permikomnas tersedia ruang untuk berorganisasi sekaligus bertukar pikiran, baik mengenai dinamika organisasi maupun perkembangan dunia teknik informatika. Melalui forum ini, kita juga bisa memperluas relasi dan memiliki banyak teman dari kampus lain,” ungkapnya.
Baginya, Musywil bukan sekadar forum formal, melainkan wadah untuk bertumbuh dan memperluas perspektif. Bergabungnya HMP PTI dalam PERMIKOMNAS diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas serta mendorong kontribusi aktif dalam pengembangan mahasiswa informatika di Jawa Tengah.
Musywil VII pun ditutup dengan terpilihnya kepemimpinan baru untuk periode 2026/2027. Harapan besar disematkan agar kepengurusan selanjutnya mampu membawa PERMIKOMNAS Wilayah VII Jawa Tengah semakin solid, adaptif, dan progresif di tengah tantangan era digital. Lebih dari sekadar musyawarah, kegiatan ini menjadi penegasan bahwa mahasiswa informatika tidak berjalan sendiri. Mereka bergerak bersama—dalam solidaritas, regenerasi, dan kolaborasi.
Penulis: Fatimah
