
Edutrend.id, Jatipuro – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jatipuro menggelar kegiatan sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Ahad Pagi, Berbagi Doorprize Berkah” pada Ahad pagi 25 Januari tahun 2026 di Desa Jatisuko, Kecamatan Jatipuro. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian sosial Muhammadiyah terhadap masyarakat serta upaya mempererat silaturahmi dengan warga.
Kegiatan Ahad pagi tersebut diikuti oleh masyarakat Desa Jatisuko dari berbagai kalangan. Dalam kegiatan ini, PCM Jatipuro membagikan berbagai doorprize berkah berupa kebutuhan sehari-hari dan hadiah menarik kepada peserta yang hadir. Suasana kegiatan berlangsung meriah, hangat, dan penuh kebersamaan.
Ketua PCM Jatipuro, Hartanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program dakwah sosial Muhammadiyah yang bertujuan menumbuhkan semangat berbagi dan kebersamaan di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan Ahad pagi ini, kami ingin menebar kebaikan serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Semoga kegiatan sederhana ini dapat membawa keberkahan dan memperkuat ukhuwah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didukung oleh mahasiswa KKN-DIK FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang sedang melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Jatisuko. Mahasiswa KKN berperan membantu kelancaran acara, pendampingan kegiatan, serta berinteraksi langsung dengan warga.

Salah satu mahasiswa KKN-DIK Universitas Muhammadiyah Surakarta, Shaffira Edna, mengaku senang dan antusias mengikuti kegiatan tersebut.“Kegiatannya sangat bagus dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain mendapatkan doorprize, kami juga bisa berkumpul bersama, saling mengenal, dan mempererat silaturahmi antar warga. Kegiatan seperti ini jarang diadakan, sehingga kami merasa senang dan berharap dapat terus dilaksanakan secara rutin,” ungkapnya.
Kegiatan Menebar Kebaikan di Ahad Pagi ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan sosial Muhammadiyah, sekaligus menjadi sarana kolaborasi antara organisasi, mahasiswa, dan masyarakat desa.
Penulis: Lutfia Septi Ayuni