
edutrend.id, Karangpandan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan program kerja unggulan berupa Pelatihan Pembuatan Edugame Interaktif menggunakan platform Scratch. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 3 Karangpandan pada bulan Februari 2026 guna meningkatkan minat, logika, dan kreativitas belajar siswa di era digital.
Pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh kelompok mahasiswa KKN-Dik UMS, di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Suharyanto, S.Pd., M.Ed., serta mendapat dukungan penuh dari pihak mitra sekolah. Tujuan utama dari program ini adalah mengubah paradigma siswa dari sekadar “konsumen” teknologi menjadi “kreator” teknologi melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa KKN membimbing siswa-siswi SMP Muhammadiyah 3 Karangpandan langkah demi langkah. Siswa diperkenalkan dengan antarmuka aplikasi Scratch dan diajarkan dasar-dasar pemrograman visual (coding) tanpa perlu mengetik kode rumit. Mereka diajak berkreasi membuat permainan edukatif sederhana yang menyisipkan materi pelajaran sekolah ke dalam mekanik game.
Pelaksanaan program ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari pihak sekolah, khususnya para siswa. Berdasarkan survei evaluasi dan testimoni yang dikumpulkan pasca-kegiatan, mayoritas siswa merasa sangat terbantu dan terhibur dengan metode ini.
Qofifah Nurdamayanti, salah satu siswi peserta pelatihan, mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini. “Program kerja Edugame sangat seru dan bermanfaat. Kegiatannya menarik, mudah dipahami, dan membuat saya lebih semangat belajar,” ungkap Qofifah saat dimintai keterangan Selasa, (4/2).
Senada dengan hal tersebut, Anida Fatimaa dan Nur Hayati Widyaputri juga menyatakan keseruan yang mereka alami. “Saya sangat suka dengan EduGame karena bisa belajar banyak hal baru,” tutur mereka.
Pendekatan penyampaian materi oleh mahasiswa KKN juga dinilai sangat tepat sasaran. Yuannita Sella, peserta lainnya, menyatakan, “Pelaksanaan program sudah sangat baik dan mudah dimengerti.” Tingginya antusiasme ini juga diiringi dengan harapan positif dari siswa, seperti yang disampaikan oleh Muhammad Nur Satria, “Rasanya seru. Semoga KKN 2026 tambah lebih maju, sehat selalu, doa terbaik untuk KKN.”

Ketua KKNDIK-UMS Karangpandan, Rasyid Fajar Pastika menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan Edugame Scratch ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi kreatif dalam proses pembelajaran di tingkat SMP. “Kegiatan ini dirancang untuk memberikan alternatif pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan karakteristik generasi digital, sekaligus membekali siswa dengan dasar keterampilan berpikir komputasional sejak dini,” tambahnya.
Melalui pelatihan Edugame Interaktif Scratch ini, lanjutnya, diharapkan para siswa SMP Muhammadiyah 3 Karangpandan memiliki bekal keterampilan literasi digital yang mumpuni. Program kolaboratif antara mahasiswa, dosen, dan sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi teknologi dan pendidikan dapat menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan.
Penulis: Andika Bayu Saputra