Edutrend.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tengah menyiapkan program pengabdian masyarakat berskala internasional di Auckland, Selandia Baru, melalui kolaborasi dengan perusahaan diaspora Indonesia, Fabolous Work Group Ltd.

Langkah awal program ini ditandai dengan diterimanya proposal Pengabdian Masyarakat Kerjasama Internasional (PKM KI) melalui skema Hibah Risetmu dengan ketua Tim Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc.ITE dari Prodi Pendidikan Teknik Informatika, Siti Hadiyati Nur Hafida, S.Pd., M.Sc., Ph.D dari Pendidikan Geografi, dan Arif Setiawan, S.Kom.,M.Eng dari Pendidikan Teknik Informatika FKIP UMS.
Kegiatan pengabdian diawali dengan pertemuan awal untuk melakukan koordinasi antara tim UMS dan pihak mitra. Pertemuan dipimpin Ketua Tim Hardika Dwi Hermawan dengan CEO Fabolous Work Group Ltd., Taufik Probowasisto, S.Pd., PHDipSCM di Yogyakarta. Fabolous Work Group Ltd sendiri merupakan perusahaan yang dimiliki oleh Diaspora Indonesia yang berlokasi di Selandia Baru, CEO perusahaan tersebut memang sedang berada di Indonesia untuk melakukan perjalanan bisnis dan kembali ke tanah air sejenak.
Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa kegiatan pengabdian akan dilaksanakan dalam dua skema, yakni daring sekitar bulan Maret–April 2026 dan luring antara Juni–Juli 2026 di Auckland, Selandia Baru.
Program ini difokuskan pada pendampingan transformasi digital bagi unit usaha diaspora Indonesia, khususnya Mill Bakery — bisnis kuliner halal berbasis komunitas Asia yang memiliki potensi berkembang di pasar multikultural Selandia Baru.
Namun, saat ini usaha tersebut masih menghadapi tantangan dalam menjangkau konsumen lokal (Kiwi), terutama karena belum optimalnya pemanfaatan strategi pemasaran digital.

Melalui program ini, tim UMS akan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penguatan pengelolaan media sosial, penyusunan content planner, strategi copywriting, pemanfaatan iklan digital (Meta Ads), hingga optimalisasi website dan SEO.
Ketua tim pengabdian Hardika Dwi Hermawan menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan daya saing usaha diaspora, tetapi juga membuka ruang pembelajaran global bagi mahasiswa.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia di luar negeri sekaligus memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa,” ujarnya.
Selain pelatihan, kolaborasi ini juga dirancang berkelanjutan melalui rencana magang jarak jauh (remote internship) bagi mahasiswa UMS di bidang digital marketing.
CEO Fabolous Work Group Ltd., Taufik Probowasisto, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung implementasi program di lapangan.
Program ini diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM diaspora Indonesia di pasar global sekaligus menjadi langkah strategis internasionalisasi UMS melalui kolaborasi berbasis pemberdayaan ekonomi dan teknologi.