FGM Sragen Sukses Gelar Desiminasi Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran

Edutrend, Sragen – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Sragen bersama Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen sukses menyelenggarakan kegiatan desiminasi Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah (KPM), Pembelajaran Mendalam (PM), Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), serta Penguatan Karakter (PK).

Kegiatan berlangsung dalam dua tahap, yakni pada Sabtu, 13 September 2025 untuk jenjang SD/MI di SD Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen, serta pada Sabtu, 20 September 2025 untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK di SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen. Seluruh rangkaian dimulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB dengan antusiasme peserta yang tinggi.

Lebih dari seratus sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Sragen mengirimkan perwakilannya. Setiap sekolah menghadirkan tiga peserta, meliputi kepala sekolah untuk kelas KPM, guru kurikulum untuk kelas PM, dan guru bidang teknologi untuk kelas KKA. Para peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber yang kompeten di bidang kurikulum, teknologi pendidikan, dan penguatan karakter.

Ketua FGM Sragen, Murdiyanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas partisipasi seluruh sekolah. “Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas sekolah Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan pendidikan abad 21. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan peserta menunjukkan semangat luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sragen, Suharno, Sp., M.Si., menegaskan bahwa desiminasi ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga implementasi nyata agar sekolah Muhammadiyah semakin adaptif. “Dengan bekal kurikulum dan penguasaan teknologi, kita ingin sekolah Muhammadiyah menjadi pionir dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi era digital,” jelasnya.

Selama kegiatan, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdiskusi interaktif, berbagi praktik baik, serta menyusun strategi penerapan di sekolah masing-masing. Hasilnya, banyak peserta merasa mendapatkan inspirasi baru untuk meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus memperkuat identitas pendidikan Muhammadiyah.

Kegiatan desiminasi ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen kolektif seluruh peserta untuk menerapkan hasil pelatihan di sekolah masing-masing. Dengan terselenggaranya agenda ini, Muhammadiyah Sragen berharap mampu melahirkan sekolah-sekolah unggul yang mengintegrasikan kurikulum islami, teknologi, dan pembentukan karakter peserta didik secara berimbang.

Penulis: Fatimah

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *