
Edutrend.id-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan penyusunan asesmen dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) terintegrasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi guru Muhammadiyah se-Kecamatan Colomadu pada Kamis (9/4/2026) di Ruang Laboratorium Pendidikan Matematika UMS.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 guru yang berasal dari 7 SD/MI dan 1 SMP Muhammadiyah di wilayah Colomadu. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam menyusun sistem penilaian yang berkualitas dan sesuai dengan karakter pendidikan Muhammadiyah.
Ketua kegiatan, Adi Nurcahyo, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa kemampuan guru dalam menyusun asesmen perlu terus ditingkatkan mengikuti perkembangan pendidikan saat ini.
“Selain mengajar, guru juga perlu mampu menyusun penilaian yang tepat agar pembelajaran bisa berjalan lebih baik. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu guru memahami bagaimana menyusun Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang terstruktur, sehingga bisa digunakan untuk memetakan kemampuan siswa secara lebih jelas dan menjadi dasar perbaikan pembelajaran di kelas,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan tiga narasumber dari UMS dengan materi yang saling melengkapi. Sesi pertama disampaikan oleh Dr. Triono Ali Mustofa, M.Pd.I dengan materi Integrasi AIK dalam Penilaian/Asesmen. Dalam paparannya, peserta diajak memahami pentingnya memasukkan nilai-nilai AIK dalam proses penilaian melalui desain asesmen yang lebih menyeluruh dan bermakna, termasuk penggunaan rubrik berbasis aqidah, ibadah, akhlak, dan kemuhammadiyahan.

Gambar 1. Narasumber Pertama Menyampaikan Integrasi AIK dalam Asesmen
Materi kedua disampaikan oleh Dr. Muhammad Noor Kholid, M.Pd mengenai konsep dasar asesmen pembelajaran. Ia menjelaskan bahwa asesmen tidak hanya digunakan untuk memberikan nilai, tetapi juga untuk membantu guru melihat perkembangan belajar siswa. Dalam sesi ini juga dibahas prinsip asesmen yang baik, seperti valid, objektif, adil, dan berkelanjutan, serta jenis asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif.

Gambar 2. Narasumber Kedua Dr. Muhammad Noor Kholid, M.Pd. Menyampaikan Mengenai Konsep Dasar Asesmen Pembelajaran
Sementara itu, pada sesi ketiga, Nuqthy Faiziyah, S.Pd., M.Pd menyampaikan materi mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA), mulai dari konsep dasar, kompetensi yang diukur, hingga karakteristik soal berdasarkan level kognitif siswa.

Gambar 3. Nuqthy Faiziyah, S.Pd., M.Pd Menyampaikan Materi TKA
Selain pemaparan materi, sesi ini juga diisi dengan diskusi mengenai tantangan pelaksanaan TKA di sekolah. Dalam diskusi tersebut, para guru menyampaikan bahwa urgensi TKA masih dipertanyakan, terutama karena sebagian siswa telah diterima di jenjang berikutnya sebelum pelaksanaan tes. Kondisi ini dinilai berdampak pada menurunnya motivasi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA.
Di sisi lain, guru juga mengungkapkan bahwa pemahaman konsep dasar siswa yang masih belum optimal menjadi tantangan utama, mengingat soal-soal TKA menuntut kemampuan berpikir yang lebih mendalam. Situasi ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus sistem penilaian yang digunakan di kelas.
Menanggapi hal tersebut, pelatihan ini diarahkan untuk membantu guru menyusun asesmen dan TKA yang lebih terstruktur serta relevan dengan kebutuhan siswa, sehingga dapat digunakan tidak hanya sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai dasar dalam memperbaiki pembelajaran dan memperkuat pemahaman konsep siswa.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi para guru.
“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru bagi kami, terutama dalam memahami bagaimana menyusun asesmen yang baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Harapannya ilmu yang diperoleh dapat kami terapkan dalam pembelajaran sehari-hari,” ujar Sariyanti, S.Pd, salah satu guru peserta.
Melalui kegiatan ini, UMS berharap guru-guru Muhammadiyah dapat terus mengembangkan praktik penilaian yang lebih baik dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
Penulis: Nuqthy Faiziyah, S.Pd., M.Pd.
