BIM University Sukses Selenggarakan The 1st BIM-BALI International Conference dan Luncurkan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru One Day Service

Edutrend.id. Denpasar, 30 April 2026. Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) untuk pertama kalinya menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk Bali International Meeting on Business, Advanced Engineering, and Leadership Sustainability Impact (BIM-BALI) pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni secara luring di kampus BIM University serta daring melalui platform Zoom Meeting.

Konferensi ini mengusung tema “Advancing Business Innovation, Engineering Excellence, and Sustainable Leadership for Global Impact and Resilient Development”, yang menekankan pentingnya integrasi inovasi bisnis, keunggulan rekayasa, serta kepemimpinan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan global dan mendorong pembangunan yang tangguh.

Selain menjadi forum ilmiah internasional, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan skema One Day Service. Melalui skema ini, calon mahasiswa dapat menyelesaikan seluruh proses pendaftaran hingga resmi menjadi mahasiswa BIM University hanya dalam waktu satu jam. Dalam kesempatan tersebut, satu calon mahasiswa yang telah berhasil mendaftar secara langsung diperkenalkan oleh Rektor BIM University kepada seluruh peserta konferensi. Mahasiswa tersebut adalah Intan Dwi Cahya Ramadhani.

Tidak hanya itu, BIM University juga secara resmi meluncurkan penyelenggaraan The 2nd BIM-BALI Conference yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026. Pada pelaksanaan berikutnya, BIM University akan menggandeng IPAYMU sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan konferensi.

Konferensi perdana ini menghadirkan sejumlah narasumber internasional dan nasional yang kompeten di bidangnya, antara lain Prof. Dr. Ir. Nunung Nuryartono, M.Si (BRIN), Prof. Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng (Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Bali), Prof. Yinghui Chen, Ph.D.(Asia University, Taiwan), Assoc. Prof. Dr. Mohd Hairy Ibrahim  (Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia), serta Prof. Dr. Bambang Setiaji (Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah).

Dalam sambutannya, Rektor BIM University, Harun Joko Prayitno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta dan presenter yang telah berpartisipasi dalam konferensi ini. Ia juga menegaskan komitmen BIM University untuk terus berkembang dan bertransformasi menjadi perguruan tinggi swasta yang bermutu serta memiliki daya saing global.

Dalam sesi keynote, para narasumber menyampaikan gagasan strategis yang relevan dengan tema konferensi. Prof. Dr. Ir. Nunung Nuryartono, M.Si memaparkan materi tentang Energy Independence and Downstream Natural Resources, yang menekankan pentingnya kemandirian energi nasional melalui optimalisasi hilirisasi sumber daya alam. Ia menyoroti bahwa penguatan sektor hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng. menyampaikan materi bertajuk Indonesia Gold 2045: Advancing Business Innovation, Engineering Excellence, and Sustainable Leadership for Global Impact and Resilient Development. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara inovasi bisnis, teknologi rekayasa, dan kepemimpinan berkelanjutan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan kompetitif.

Prof. Yinghuei Chen, Ph.D. dari Asia University, Taiwan, mengangkat topik Narrative Intelligence in the AI Era: How Literature Fuels Sustainable Leadership & Business Innovation. Ia menjelaskan bahwa kecerdasan naratif menjadi kompetensi penting di era kecerdasan buatan, di mana kemampuan memahami cerita, konteks, dan nilai-nilai humanistik dapat mendorong inovasi bisnis serta kepemimpinan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Prof. Dr. Bambang Setiaji menyampaikan materi Inovasi dan Teknologi sebagai Kunci Pemulihan Ekonomi Indonesia di Era Digital. Ia menegaskan bahwa transformasi digital dan pemanfaatan teknologi inovatif menjadi faktor utama dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca krisis, sekaligus meningkatkan daya saing global Indonesia.

Di sisi lain, Assoc. Prof. Dr. Mohd Hairy Ibrahim dari Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia, memaparkan topik Environmental, Social, and Governance (ESG): Building a Sustainable Future. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa implementasi prinsip ESG merupakan kunci dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan, di mana aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola harus terintegrasi dalam strategi organisasi.

Konferensi internasional ini diikuti oleh total 258 peserta, yang terdiri atas 111 peserta luring dan 147 peserta daring. Tingginya partisipasi dan antusiasme peserta menunjukkan bahwa BIM-BALI Conference memiliki daya tarik yang kuat sebagai forum akademik dan profesional. Rektor BIM University menyampaikan bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi indikator positif bagi keberlanjutan konferensi ini. Ia berharap pada penyelenggaraan The 2nd BIM-BALI Conference mendatang, jumlah dan kualitas partisipasi akan semakin meningkat, sehingga BIM University dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di tingkat global.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *