Universitas Indonesia Dorong Penguatan Usaha Diaspora Indonesia di Selandia Baru melalui Program INTEGRA

Kolaborasi akademisi, pelaku usaha, dan komunitas menghadirkan pelatihan terpadu untuk meningkatkan daya saing bisnis, keamanan pangan, serta keselamatan kerja di Auckland.

Edutrend.id, Auckland, Selandia Baru, 29 Mei 2026 — Komitmen perguruan tinggi dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat tidak lagi terbatas pada wilayah domestik. Melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk INTEGRA (Integrated Improvement of Digital Marketing Strategy, Food Safety Awareness, and Occupational Health and Safety System), Universitas Indonesia menghadirkan inisiatif pemberdayaan bagi komunitas diaspora Indonesia di Auckland, Selandia Baru.

Program yang didukung oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia ini melibatkan 15 pekerja diaspora Indonesia yang bekerja di Mill Bakery dan K-Chicken, unit usaha yang berada di bawah naungan Fabulous Work Group. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan penguatan kapasitas dalam tiga aspek strategis yang menjadi kebutuhan utama dunia usaha saat ini, yaitu pemasaran digital, keamanan pangan, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Menurut Abdul Kadir selaku Ketua Tim Program INTEGRA dan Ketua Program Studi Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, keberlanjutan usaha tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas produk semata.

“Bisnis saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Pelaku usaha perlu mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, menjaga standar keamanan pangan, sekaligus memastikan lingkungan kerja yang aman bagi pekerja. INTEGRA hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan yang terintegrasi,” ujarnya.

Program ini dijalankan melalui kemitraan antara Universitas Indonesia, Fabulous Work Group, dan Desamind Indonesia sebagai mitra strategis. Kolaborasi tersebut menjadi contoh bagaimana sinergi antara dunia akademik, industri, dan organisasi masyarakat dapat menghasilkan solusi yang relevan terhadap kebutuhan komunitas diaspora Indonesia di luar negeri.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program, Hardika Dwi Hermawan selaku President Director Desamind Indonesia turut hadir langsung di Auckland. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring kolaborasi internasional sekaligus menggali berbagai praktik baik yang dapat diterapkan dalam pengembangan komunitas dan usaha berbasis diaspora.

Menjawab Tantangan Industri Pangan Modern

Perubahan perilaku konsumen, meningkatnya persaingan bisnis, dan tuntutan terhadap kualitas produk mendorong pelaku usaha pangan untuk terus berinovasi. Di sisi lain, transformasi digital telah mengubah cara bisnis menjangkau pelanggan, sementara isu keamanan pangan dan keselamatan kerja menjadi faktor penting yang menentukan kepercayaan publik terhadap sebuah usaha.

Melalui INTEGRA, peserta memperoleh pelatihan mengenai strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, konsep keamanan pangan berbasis Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), manajemen risiko, hingga penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan dirancang secara partisipatif melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan praktik langsung sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam aktivitas kerja sehari-hari.

CEO Fabulous Work Group, Taufiq, menyampaikan bahwa program ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perkembangan usaha yang dipimpinnya.

“Pelatihan ini membantu tim kami memahami bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya bergantung pada penjualan, tetapi juga pada bagaimana kami menjaga kualitas produk, melindungi pekerja, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan melalui platform digital. Pengetahuan yang kami peroleh akan sangat bermanfaat untuk pengembangan usaha ke depan,” ungkapnya.

Menghasilkan Perubahan Nyata di Tempat Kerja

Tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, program INTEGRA juga menghasilkan sejumlah luaran yang dapat langsung dimanfaatkan oleh perusahaan. Salah satunya adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keamanan Pangan serta Checklist Keamanan Pangan yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional Mill Bakery.

Dokumen tersebut diharapkan mampu membantu perusahaan dalam menjaga konsistensi proses produksi, meningkatkan kualitas produk, serta meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi keamanan pangan. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai identifikasi bahaya kerja, pengendalian risiko, dan pentingnya budaya keselamatan di lingkungan kerja.

Peningkatan kapasitas tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan dalam membangun sistem usaha yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Kolaborasi Internasional untuk Dampak yang Lebih Luas

Pelaksanaan program juga melibatkan akademisi dan mahasiswa pascasarjana Indonesia yang sedang menempuh studi di University of Auckland. Keterlibatan berbagai pihak ini menciptakan ruang pertukaran pengetahuan lintas negara yang memperkaya perspektif peserta sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi internasional.

Bagi Universitas Indonesia, program ini merupakan bagian dari upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global melalui pendekatan pengabdian masyarakat yang inovatif dan berdampak.

Deputy Project Leader Program INTEGRA, Stevan Sunarno, menegaskan bahwa pengembangan komunitas diaspora memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Diaspora Indonesia memiliki peran strategis sebagai penghubung antara Indonesia dan dunia internasional. Melalui program ini, kami ingin memperkuat kapasitas para pekerja dan pelaku usaha diaspora agar mampu berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi komunitas di sekitarnya,” jelasnya.

Membangun Model Pemberdayaan Diaspora yang Berkelanjutan

Keberhasilan pelaksanaan INTEGRA menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat menjadi sarana untuk menghadirkan solusi konkret bagi berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Dengan memadukan pendekatan akademik, kebutuhan industri, dan keterlibatan komunitas, program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis yang lebih aman, adaptif, dan berdaya saing.

Ke depan, tim INTEGRA berencana melanjutkan pendampingan melalui kegiatan berbagi pengetahuan, pemantauan implementasi hasil pelatihan, serta pengembangan peluang kolaborasi baru. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa dampak program tidak berhenti pada pelaksanaan workshop, melainkan terus berlanjut menjadi praktik yang memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan, pekerja, dan komunitas diaspora Indonesia di Selandia Baru.


Tentang INTEGRA

INTEGRA (Integrated Improvement of Digital Marketing Strategy, Food Safety Awareness, and Occupational Health and Safety System) merupakan program pengabdian masyarakat yang didanai melalui Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat WCU EQUITY Universitas Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha melalui penguatan pemasaran digital, keamanan pangan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta manajemen risiko. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas, INTEGRA berupaya menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi pekerja, perusahaan, dan masyarakat.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *