Halal Bihalal 1447 H ITBM–BIM Bali Perkuat Solidaritas dan Budaya Kerja Profesional Berbasis Keikhlasan

Edutrend.id – Denpasar, 1 April 2026-Dalam nuansa hangat pasca-Idulfitri 1447 H, Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali (ITBM–BIM Bali) menggelar kegiatan Halal Bihalal yang melibatkan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan kampus.

Selain sebagai tradisi saling memaafkan, Halal Bihalal juga dimaknai sebagai momen reflektif untuk meneguhkan kembali komitmen sivitas akademika dalam menjunjung tinggi nilai toleransi, keikhlasan dalam bekerja, serta pengabdian kepada masyarakat. Tema yang diangkat tahun ini menitikberatkan pada pentingnya membangun solidaritas dan kohesi sosial melalui kinerja yang profesional, tuntas, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, pimpinan kampus menegaskan bahwa semangat profesionalisme harus berjalan beriringan dengan nilai keikhlasan sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas akademik maupun sosial. Rektor yang juga memiliki peran strategis di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengajak seluruh elemen kampus untuk memperkuat solidaritas internal sekaligus menjalin komunikasi yang harmonis dengan masyarakat luas, dengan tetap menghargai kearifan budaya lokal Bali.

Penguatan nilai tersebut juga didukung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali yang menekankan pentingnya menjadikan toleransi sebagai fondasi utama dalam pengembangan institusi. Ia mengingatkan bahwa keberagaman yang ada di lingkungan kampus harus dikelola sebagai kekuatan dalam membangun kemajuan bersama.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan tausiyah yang menggarisbawahi pentingnya menjaga silaturahmi dan menanamkan niat ibadah dalam setiap aktivitas kerja. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keikhlasan akan menghadirkan keberkahan dalam setiap tugas yang dijalankan.

Gambar 1. Sivitas Akademika Saling Berjabat Tangan untuk Memaafkan

Momentum Halal Bihalal ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing. Transformasi ITBM–BIM Bali menuju Universitas Bali Internasional Muhammadiyah menjadi salah satu langkah strategis untuk menjawab tantangan global di bidang pendidikan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, diperkenalkan pula jargon “BIM–Us” yang mencerminkan semangat inklusivitas kampus. Konsep ini menegaskan bahwa institusi terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.

Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan saling bermaafan yang berlangsung penuh keakraban. Interaksi yang terjalin mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan di antara sivitas akademika.

Lebih jauh, Halal Bihalal ini menjadi representasi nyata dari komitmen kampus dalam merawat harmoni di tengah keberagaman. Partisipasi aktif dari berbagai unsur kampus menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan modal sosial untuk membangun lingkungan akademik yang inklusif.

Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas kolektif secara berkelanjutan. Nilai-nilai kebersamaan yang terbangun menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana akademik yang produktif, harmonis, dan berorientasi pada kemajuan institusi di masa depan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *