
Edutrend.id, Surakarta – Dalam rangka pelaksanaan PLP 2, mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi kegiatan “Deklarasi Sekolah Gembira Anti Bullying” pada Rabu 15 dan Kamis 16 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dengan melibatkan siswa kelas 1 dan kelas 2 sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Deklarasi pertama dilakukan oleh siswa kelas 2 di halaman Mangkunegaran. Cap tangan yang dibuat kemudian digunting dan ditempelkan bersama slogan “Anti Bullying” di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta. Aktivitas ini menjadi simbol nyata bahwa sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari bullying.
Guru pamong dan mahasiswa PLP 2 turut mendampingi jalannya kegiatan, memastikan bahwa setiap siswa memahami makna dari deklarasi tersebut. Dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, siswa diajak untuk berpartisipasi aktif sehingga pesan anti bullying dapat lebih mudah diterima.

Sementara itu, siswa kelas 1 melaksanakan kegiatan serupa di halaman sekolah dengan cap tangan menggunakan pewarna makanan. Setiap siswa menempelkan cap tangan mereka di media yang telah disiapkan sebagai tanda komitmen untuk menolak segala bentuk bullying. Suasana penuh semangat terlihat ketika siswa secara bergantian mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter peserta didik. Melalui simbol cap tangan dan slogan yang ditempelkan, siswa diajak untuk menyadari bahwa bullying adalah tindakan yang tidak boleh terjadi di sekolah.
Mahasiswa PLP 2 FKIP UMS, Lilis Setyawati, Program Studi PGSD, berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang gembira, aman, dan saling menghargai. Lilis juga menyampaikan, “Deklarasi ini bukan hanya simbol, tetapi juga ajakan bagi seluruh siswa untuk bersama-sama menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan dan bebas dari bullying. Kami ingin anak-anak merasa aman dan bahagia saat belajar.”
Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Hj. Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan deklarasi yang digagas mahasiswa PLP 2 FKIP UMS. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif karena mampu menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, serta membangun kesadaran siswa sejak dini tentang pentingnya menolak bullying.
Pelaksanaan deklarasi berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin sadar akan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Penulis: Lathifatus Syahida