DALAM RANGKA MILAD MUHAMMADIYAH KE-113: PDM KARANGANYAR GELAR TURNAMEN TENIS MEJA, MEMPERERAT UKHUWAH LEWAT JALAN OLAHRAGA

Edutrend.id, Karanganyar – Menyambut Milad Muhammadiyah yang ke-113 yang mengangkat tema sentral “Memajukan Kesejahteraan Bangsa,” Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar tak ketinggalan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang tidak hanya berfokus pada dimensi keagamaan, tetapi juga pada aspek kesehatan dan persaudaraan. Di bawah koordinasi Bapak H. Drs. Romdloni selaku Ketua Kegiatan Milad Muhammadiyah, PDM Karanganyar sukses menggelar berbagai kegiatan olahraga, dengan turnamen Tenis Meja menjadi salah satu kegiatan milad tersebut. .

Kegiatan Tenis Meja ini sepenuhnya diinisiasi dan ditanggungjawabi oleh Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Kabupaten Karanganyar, Sebagai ajang silaturahim akbar, pelaksanaan turnamen ini dipusatkan di halaman luas SMK Muhammadiyah Gondangrejo pada hari jumat tanggal 7 november 2025  lalu.

📝 Pembukaan: Dakwah melalui Senam dan Kesehatan

Acara diawali dengan seremonial pembukaan yang berlangsung meriah namun khidmat. Suasana penuh semangat terlihat dari para peserta dan penggembira yang hadir. Puncak acara seremonial adalah sambutan dan pembukaan resmi oleh Bapak H. Muhammad Arief Bahber.

Dalam amanatnya, Bapak H. Muhammad Arief Bahber menegaskan kembali esensi dari gerakan Muhammadiyah, yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan sosial, tetapi juga kesehatan rohani dan jasmani. Beliau menyampaikan bahwa turnamen ini adalah manifestasi konkret dari dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar melalui jalur yang santun dan menyenangkan.

“Dalam rangka silaturahim dan beramar ma’ruf lewat jalan olahraga tenis meja ini, mari kita jadikan momentum ini untuk menguatkan ukhuwah islamiyah kita. Semoga dengan berolahraga, kita semua dikaruniai sehat jasmani dan rokhani. Ini adalah salah satu cara kita menunjukkan bahwa ajaran Islam itu dinamis, menyentuh seluruh aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan kebersamaan,” tegas beliau, disambut tepuk tangan antusias.

Partisipasi Merata, 17 PCM Mengirimkan Delegasi Terbaik

Tingginya antusiasme terlihat dari partisipasi yang merata. Turnamen ini diikuti oleh 17 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Karanganyar, menunjukkan soliditas organisasi di tingkat cabang. Setiap PCM mengirimkan delegasi terbaiknya, yang terdiri dari dua tim tenis meja ganda dan satu tim tunggal.

Pertandingan berlangsung dengan fair play dan penuh semangat kekeluargaan. Meskipun kompetisi berjalan ketat dan sengit di setiap babak, sportivitas tetap menjadi prioritas utama. Hal ini sesuai dengan semangat LSBO untuk menempatkan olahraga sebagai sarana pemersatu. Para peserta tampak menikmati setiap rally dan pukulan, membuktikan bahwa perbedaan cabang tidak menghalangi jalinan persaudaraan.

Empat PCM Raih Gelar Juara, Semangat Kebersamaan Tetap Teratas

Setelah seharian penuh berkompetisi, empat PCM berhasil mengukir prestasi dan keluar sebagai juara dalam turnamen Milad ke-113 kali ini. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada:

  • PCM Gondangrejo Juara 1
  • PCM Karanganyar Juara 2
  • PCM Jumapolo dan PCM Tasikmadu juara 3 dan 4 bersama

Kepada seluruh peserta yang belum berhasil meraih gelar juara, Panitia Pelaksana Milad, melalui Bapak H. Drs. Romdloni, menyampaikan pesan yang membesarkan hati dan menguatkan ruh persyarikatan.

“Kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi, dan bagi yang belum meraih juara, janganlah berkecil hati. Sejatinya, esensi dan makna terdalam dari pertandingan hari ini bukanlah sekadar meraih piala. Tetapi yang paling utama adalah kebersamaan, dan yang kedua adalah menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan di antara kita semua,” pungkasnya.

Komitmen untuk Berlanjut dan Memperbaiki Diri

Menutup seluruh rangkaian acara, Heri Susanto, S.Pd., mewakili seluruh jajaran panitia penyelenggara, menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan.

“Kami, dengan segala kerendahan hati, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan atau khilaf, baik dari perkataan maupun perbuatan, selama pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap, silaturahmi yang telah terjalin melalui ajang olahraga ini dapat terus kita jaga dan kita perkuat di masa-masa mendatang,” ujar Heri Susanto.

Ia juga menambahkan optimisme untuk penyelenggaraan di tahun berikutnya. “Semoga di tahun depan, kegiatan Milad Muhammadiyah, khususnya di bidang olahraga, akan lebih baik dan semakin sukses dari tahun ini.”

Acara ditutup dengan doa bersama dan lantunan kalimat penutup yang penuh harap: “Nashrun minallahi wa fathun qarib, wa basyiril mu’minin.” Semangat ini menegaskan bahwa setiap kegiatan Muhammadiyah adalah bagian dari jihad yang mengharapkan pertolongan dan kemenangan dari Allah.

Penulis: Heri Susanto (Q100250025) mahasiswa MAP universitas Muhammadiyah surakarta

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *