
DENPASAR — Transformasi BIM University sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada inovasi dan kewirausahaan mendapat apresiasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Prof. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Kuliah Umum “Talenta, Inovasi, dan Entrepreneurship” yang digelar BIM University bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Balangan di Workshop 2 BIM University, Denpasar, Jumat (21/8/2026).
Kuliah umum ini menjadi forum strategis yang mempertemukan akademisi, pemerintah daerah, dan mahasiswa untuk membahas pentingnya membangun sumber daya manusia yang kreatif, adaptif, serta memiliki kemampuan berwirausaha di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Selain Prof. Eratodi, kegiatan menghadirkan Plt Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Balangan Hj. Ernawati, S.STP., M.M. dan Rektor BIM University Prof. Harun Joko Prayitno sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Prof. Eratodi menilai BIM University telah menunjukkan arah pengembangan yang progresif melalui berbagai inovasi pendidikan dan penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, perguruan tinggi masa kini dituntut tidak sekadar menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga individu yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
“Transformasi sebuah kampus terlihat dari kemampuannya membangun talenta yang inovatif, adaptif, dan memiliki jiwa kewirausahaan. BIM University telah menunjukkan komitmen tersebut melalui kolaborasi dan pengembangan ekosistem pembelajaran yang relevan,” ujar Prof. Eratodi.
Ia menambahkan bahwa penguatan mutu pendidikan tinggi harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi abad ke-21, sehingga mahasiswa memiliki daya saing untuk berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor BIM University Prof. Harun Joko Prayitno mengatakan tema talenta, inovasi, dan entrepreneurship dipilih sebagai respons terhadap kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab membentuk lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta peluang.
“Mahasiswa harus dibekali keberanian berpikir kreatif, kemampuan berinovasi, serta kepemimpinan yang berdampak. Karena itu, BIM University terus menghadirkan ekosistem yang mendukung lahirnya generasi pembelajar sekaligus inovator,” ungkap Prof. Harun.
Sementara itu, Hj. Ernawati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Balangan memandang kemitraan dengan BIM University sebagai investasi penting dalam pengembangan kualitas SDM daerah. Kolaborasi ini diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa Balangan untuk berkembang melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.
Ratusan peserta mengikuti kuliah umum dengan antusias. Mereka memperoleh wawasan mengenai kepemimpinan, pengembangan talenta, inovasi, hingga strategi membangun usaha berbasis kreativitas. Di akhir kegiatan, peserta juga menerima e-sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka.
Melalui semangat Bring Inspiring Movement, BIM University terus memperkuat transformasi sebagai kampus yang menghubungkan pendidikan, inovasi, dan kolaborasi demi melahirkan talenta unggul yang mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
