Mengasah Keberanian dan Keterampilan Digital: Desamind Chapter Malang Gelar Workshop untuk Ibu-Ibu Desa Kucur

Edutrend.idMalang, 27 Juli 2025 — Balai Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang di hadiri oleh ibu-ibu yang akan mengikuti Workshop. Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan Workshop bertema “Mengasah Keberanian: Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Keterampilan Komunikasi Ibu-Ibu Desa” yang digelar oleh Desamind Chapter Malang. Kegiatan ini ditujukan untuk membekali para ibu di Desa Kucur dengan keterampilan praktis dalam berbicara dan berjualan secara digital.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber inspiratif yang memberikan wawasan dan motivasi bagi para peserta. Pemateri pertama, Hardika Dwi Hermawan yang juga merupakan President Director Desamind Indonesia Foundation hadir secara online memberikan materi bertajuk “Pemasaran Digital untuk UMKM Desa”. Hardika mengajak peserta untuk mengenal berbagai platform digital seperti WhatsApp Business, Facebook Marketplace, dan TikTok Shop, serta bagaimana memanfaatkannya untuk memasarkan produk lokal secara lebih luas. Ia juga menekankan pentingnya visual yang menarik dan narasi yang menyentuh dalam setiap promosi.

“Produk ibu-ibu Desa Kucur punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi untuk membuatnya dikenal lebih luas,” ungkap Hardika.

Pemateri kedua, Ziddan Hakim Abdul Jabbar, merupakan Mahasiswa Universitas Brawijaya membawakan materi bertajuk “Membangun Kepercayaan Diri untuk Memulai Berjualan Online”. Dalam penyampaiannya, Ziddan menekankan pentingnya keberanian untuk memulai, serta membagikan tips praktis dalam mengatasi rasa malu dan grogi saat harus mempromosikan produk secara langsung maupun melalui media sosial.

“Rasa percaya diri tidak datang begitu saja, tapi bisa dibangun melalui latihan dan keberanian untuk mencoba,” ujar Ziddan di depan para peserta yang tampak antusias mengikuti sesi role play untuk melatih keterampilan berbicara.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan sesi materi, tetapi juga dilengkapi dengan sesi ice breaking, relaksasi, dan foto bersama yang mempererat suasana keakraban. Ketua Pelaksana, Anaqotul Fadillah A, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen Desamind Chapter Malang dalam memberdayakan masyarakat desa melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

Dengan semangat “Ingat Bangsa – Ingat Desa”, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan pendidikan berbasis komunitas mampu mendorong transformasi sosial, terutama di kalangan perempuan desa yang selama ini jarang mendapat akses pelatihan serupa.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *