
Edutrend.id, Denpasar, 27 Mei 2026 — Suasana khidmat, hangat, dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan perdana Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Universitas Bali Internasional Muhammadiyah. Momentum bersejarah tersebut menjadi tonggak awal bagi civitas akademika kampus dalam menyelenggarakan ibadah Sholat Idul Adha sekaligus prosesi penyembelihan hewan kurban secara perdana di lingkungan universitas.
Sejak pagi hari, jamaah yang terdiri atas dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, masyarakat sekitar, hingga keluarga besar Muhammadiyah memadati area pelaksanaan sholat Id. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh nuansa kekeluargaan yang mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan.
Dalam khutbah Idul Adha, Ustad Irfan Jawas menyampaikan pesan tentang pentingnya keteladanan Nabi Ibrahim dalam membangun keluarga. Ia menyoroti tingginya angka perceraian di Indonesia dan mengajak umat Islam untuk menghadirkan peran ayah secara utuh dalam kehidupan keluarga.
“Sebagai umat Islam, kita perlu meneladani Nabi Ibrahim dalam mendidik keluarga. Seorang ayah tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir secara jiwa dan perhatian dalam membersamai keluarga,” ungkapnya dalam khutbah Idul Adha.

Usai pelaksanaan sholat Id, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan secara gotong royong oleh panitia dan relawan kampus. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada mahasiswa, tenaga keamanan, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Ada momen menarik dan penuh makna dalam pelaksanaan kurban perdana tersebut. Penerima daging kurban tidak hanya berasal dari kalangan Muslim, tetapi juga mahasiswa dan tenaga keamanan nonmuslim di lingkungan kampus. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk syiar Islam yang menghadirkan nilai kasih sayang, kepedulian sosial, serta implementasi semangat “Bali Internasional Muhammadiyah Untuk Semua (BIM Us)”.
Pemberian daging kurban kepada penerima lintas agama mendapat sambutan positif dan menjadi simbol harmonisnya kehidupan toleransi di Bali. Kehadiran mahasiswa dan tenaga keamanan dari berbagai latar belakang agama dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa nilai kemanusiaan dan kebersamaan dapat tumbuh melalui aksi sosial yang inklusif.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali tahun ini memang digelar di sejumlah titik, termasuk di lingkungan Universitas Bali Internasional Muhammadiyah yang menjadi salah satu lokasi resmi penyelenggaraan sholat Id.
Pihak kampus berharap kegiatan perdana ini dapat menjadi tradisi tahunan yang terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan nilai religius, sosial, dan kebhinekaan di lingkungan universitas maupun masyarakat Bali yang plural dan harmonis.
Melalui pelaksanaan Sholat Idul Adha dan kurban perdana tersebut, Universitas Bali Internasional Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, dan keberagaman. (Eko/Humas)
