
Edutrend.id, Jatipuro – Tim Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) mengadakan kegiatan pengolahan limbah galon bekas bersama ibu-ibu PKK Desa Jatipuro. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga melalui penanaman sayuran.
Kegiatan berlangsung di lingkungan desa dengan melibatkan mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS dan anggota PKK setempat. Dalam kegiatan tersebut, galon air bekas yang sebelumnya tidak terpakai diolah menjadi pot tanaman yang kemudian digunakan untuk menanam sayuran seperti cabai dan terong. Mahasiswa KKN-Dik memberikan pendampingan mulai dari proses pembersihan galon, pemotongan bagian tertentu agar dapat difungsikan sebagai pot, hingga teknik sederhana penanaman. Ibu-ibu PKK tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari proses pembuatan pot hingga penanaman bibit.
Koordinator tim KKN-Dik FKIP UMS Desa Jatipuro, Yusuf Fakih, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengurangi limbah plastik, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah untuk menanam sayuran kebutuhan sehari-hari. “Kami ingin menunjukkan bahwa barang bekas masih bisa dimanfaatkan kembali. Dengan langkah sederhana seperti ini, masyarakat dapat mengurangi sampah sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dan kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya di sela kegiatan.
Salah satu perwakilan ibu PKK Desa Jatipuro juga menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan ide baru bagi warga untuk memanfaatkan barang bekas yang selama ini hanya dibuang. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain lingkungan menjadi lebih bersih, kami juga bisa menanam sayuran sendiri di rumah,” tuturnya.
Selain menjadi sarana edukasi lingkungan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat melalui kerja sama langsung dalam praktik pengolahan limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Melalui kegiatan bertema “Pemanfaatan Galon Bekas Sebagai Pot Tanaman Ramah Lingkungan” ini, mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS Desa Jatipuro berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pengelolaan sampah serta mampu menerapkan praktik sederhana yang berdampak positif bagi lingkungan dan kebutuhan rumah tangga.
Program ini, lanjutnya, menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS di Desa Jatipuro dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah rumah tangga.
Penulis: Vira Kautsar Khatulistiwa
