
Edutrend.id, Karanganyar- Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di bidang pendidikan. Tim Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) yang diketuai oleh Muhammad Syahriandi Aadhantoro, S.Kom., M.kom dengan Anggota Dosen Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc(ITE), Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd., Yan’s Fithratul Islamy, M.I.M., dan Dr. Triyono Adi Saputro, M.H.SD bekerjasama dengan SD Muhammadiyah PK Baturan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengenalan Coding dan Akal Imitasi bagi Guru pada Jumat, 5 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan SD Muhammadiyah PK Baturan dan diikuti oleh perwakilan guru sebagai peserta.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada para guru mengenai konsep dasar coding serta pemanfaatan akal imitasi atau kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Di era transformasi digital saat ini, kemampuan memahami teknologi menjadi salah satu kompetensi penting bagi pendidik agar dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan coding sebagai dasar berpikir komputasional yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Selain itu, para guru juga diperkenalkan dengan konsep akal imitasi yang saat ini banyak digunakan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, seperti membantu penyusunan bahan ajar, mencari ide pembelajaran, serta mendukung kegiatan literasi digital siswa.

Gambar 1. Sosialisasi Awal Coding dan AI bagi Guru
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para guru tidak hanya menerima penjelasan materi, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai peluang dan tantangan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait penggunaan teknologi di kelas. Hervian Prasetyo, M.Pd. selaku kepala sekolah SD Muhammadiyah PK Baturan menyambut baik kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut karena memberikan dampak positif kepada guru kami” tambahnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para guru SD Muhammadiyah PK Baturan dapat lebih siap dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari inovasi pembelajaran. Selain itu, pemahaman tentang coding dan akal imitasi diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengintegrasikan teknologi secara bijak dan efektif dalam proses pendidikan di sekolah dasar. Kegiatan lanjutan dari sosialisasi ini adalah implementasi Coding dan AI kepada peserta didik kelas V.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital guru sehingga mampu membimbing siswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami cara kerja teknologi secara lebih kritis dan kreatif.
Penulis: Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd.
