Tingkatkan Keterampilan Menulis, MPBI UMS Gelar Pelatihan Menulis Bagi Guru Muhammadiyah Se-Kartasura

Edutrend.id – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Magister sukses menggelar pelatihan “Pelatihan Best Practice dalam Pembelajaran” bagi para guru SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah se-Kartasura. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis (15/5/2025) bertempat di Aula SMP Muhammadiyah 1 Kartasura. Kegiatan ini merupakan bagian dari RPPS Prodi guna meningkatkan kompetensi guru-guru Muhammadiyah di Kartasura.

Kegiatan pelatihan diawali dengan sesi kultum yang disampaikan oleh perwakilan peserta, Bapak Debby Surya Kalpita, S.Pd. dari SMK Muhammadiyah Kartasura. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan yang menyejukkan hati tentang pentingnya menikmati kehidupan dengan penuh rasa syukur. Ia mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, baik dalam hal kesehatan, keluarga, pekerjaan, maupun kesempatan untuk terus belajar dan berbagi ilmu.

Sesi kultum tersebut memberikan nuansa spiritual yang hangat dan membangun semangat positif di awal kegiatan. Para peserta pun tampak menyimak dengan khidmat, menjadikan momen tersebut sebagai pengingat bahwa pendidikan tidak hanya soal ilmu, tetapi juga tentang pembinaan jiwa dan akhlak.

Gambar 1. Peserta Membaca Berbagai Contoh Best Practie di Media Massa

Dalam kegiatan pelatihan tersebut, hadir sebagai narasumber utama Dr. Main Sufanti, M.Hum., dosen senior Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Magister. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya guru untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga mendokumentasikan praktik baik (best practice) pembelajaran yang telah dilakukan selama ini. Menurutnya, setiap guru memiliki pengalaman berharga yang bisa menjadi inspirasi dan referensi bagi rekan sejawat, bahkan bisa dikembangkan menjadi karya tulis ilmiah.

“Bapak ibu guru sudah sering melakukan inovasi pembelajaran untuk mengatasi masalah di kelas. Namun, jarang bahkan tidak pernah ditulis. Oleh karena itu, hari ini Bapsk Ibu sata ajak untuk menuliskannya,” jelas Dr. Main Sufanti.

Beliau juga memberikan panduan praktis tentang bagaimana menyusun tulisan best practice secara sistematis, mulai dari latar belakang, permasalahan, solusi yang diterapkan, hingga dampaknya terhadap proses dan hasil belajar siswa. Para peserta tampak antusias mencatat dan berdiskusi aktif mengenai praktik pembelajaran yang telah mereka lakukan di sekolah masing-masing. Dalam kegiatan ini para peserta didampingi dalam praktik secara langsung menulis best practice yang kemudian hasil karya peserta didampingi untuk publikasi dalam media massa.

Gambar 2. Narasumber Mendampingi Peserta dalam Menulis Best Practice

Salah satu peserta, Ibu Sa’diyah Nur’aini, S.Pd., M.Pd, guru SMK Muhammadiyah Kartasura, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Materi yang disampaikan sangat relevan. Kami jadi lebih percaya diri untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna, serta mampu menulis best practice dengan baik” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan Bahasa Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai motor penggerak literasi dan inovasi di tengah masyarakat.

Penulis: Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *