
JAKARTA, 28 Oktober 2026 โ Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) menjajaki penguatan sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) untuk mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah di sektor kelautan dan perikanan. Penjajakan tersebut menitikberatkan pada peluang kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat nelayan, termasuk melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pertemuan antara Rektor BIM University dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan yang menghubungkan kapasitas perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan masyarakat pesisir. Kolaborasi ini diharapkan membuka ruang kontribusi BIM University dalam mendukung program pemerintah melalui pendekatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pemberdayaan masyarakat nelayan menjadi agenda penting dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Selain dukungan terhadap infrastruktur dan fasilitas kawasan, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga diperlukan agar masyarakat mampu mengoptimalkan potensi wilayahnya, mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, BIM University memiliki peluang untuk berkontribusi melalui pengembangan program berbasis keilmuan dan kebutuhan masyarakat. Keterlibatan perguruan tinggi dapat diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat, pendampingan pengembangan usaha, penguatan literasi, serta pengembangan inovasi yang mendukung produktivitas dan daya saing masyarakat pesisir.
Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu fokus yang relevan dalam penjajakan kolaborasi ini. Pengembangan kawasan nelayan memerlukan dukungan lintas sektor agar berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat dimensi pengembangan sumber daya manusia sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal secara optimal.
Bagi BIM University, kemitraan dengan KKP RI juga menjadi kesempatan untuk memperluas implementasi tridarma perguruan tinggi dalam menjawab persoalan nyata di masyarakat. Dosen dan mahasiswa berpotensi dilibatkan dalam kegiatan penelitian terapan, pendampingan, serta program pemberdayaan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat nelayan dan arah pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Penjajakan kerja sama ini diharapkan berlanjut pada perumusan program yang terukur, dengan sasaran, bentuk kegiatan, dan mekanisme implementasi yang jelas. Dengan perencanaan yang tepat, kolaborasi antarlembaga dapat menjadi instrumen untuk mempertemukan kebijakan pemerintah, keunggulan akademik, dan kebutuhan masyarakat dalam satu kerangka pemberdayaan yang berkelanjutan.
Melalui sinergi tersebut, BIM University dan KKP RI diharapkan dapat memperkuat peran masing-masing dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi lebih luas dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dan mendorong terwujudnya kesejahteraan nelayan.