MPBI UMS Gelar Pelatihan Literasi Digital dan Pemanfaatan AI bagi Guru SMK Muhammadiyah Se-Klaten

Surakarta – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan dan pendampingan literasi digital bagi guru SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Klaten. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut berlangsung pada Agustus–Oktober 2026 dan diawali dengan kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting pada 1 Agustus 2026.

Kegiatan bertajuk “Pelatihan dan Pendampingan Penguatan Literasi Digital Bermedia Artificial Intelligence (AI) bagi Guru SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Klaten” ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya AI, dalam menghasilkan karya tulis.

Ketua Program Studi MPBI UMS, Prof. Dr. Markhamah, M.Hum., membuka kegiatan dengan menyampaikan komitmen MPBI UMS dalam pengembangan keilmuan bahasa Indonesia, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan kompetensi pendidik melalui kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan yang dipandu Rizka Aulia Zahra, S.Pd. sebagai moderator tersebut menghadirkan dua pemateri. Sesi pertama disampaikan Dr. Main Sufanti, M.Hum. dengan materi “Teknik Menulis Karya untuk Media Massa (Best Practice, Esai, dan Berita)”. Peserta dibekali pemahaman mengenai karakteristik tulisan media massa, penggalian ide, penyusunan struktur tulisan, serta pengembangan pengalaman pembelajaran menjadi karya yang komunikatif dan layak dipublikasikan.

Materi berikutnya disampaikan Zahy Riswahyudha Ariyanto, S.Pd. yang mengangkat tema “Memanfaatkan AI dalam Menulis dengan Etis dan Bertanggung Jawab”. Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk menggali ide, mengembangkan gagasan, menyusun kerangka, hingga menyunting tulisan. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai penyusunan prompt agar penggunaan AI lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan penulisan.

Dalam pemaparannya, peserta ditekankan bahwa AI bukan pengganti peran manusia dalam menulis, melainkan alat bantu yang harus digunakan secara bijak. Guru tetap memiliki peran utama dalam menentukan gagasan, melakukan verifikasi, berpikir kritis, serta menjaga kualitas dan orisinalitas karya.

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengembangan ide, teknik menulis untuk media massa, publikasi karya, serta pemanfaatan AI dalam kegiatan menulis.

Salah satu peserta, Renita Dian Eswanti, S.Pd. dari SMK Muhammadiyah Cawas Klaten, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. “Terima kasih banyak. Semoga ilmunya bermanfaat bagi kami. Alhamdulillah pelatihan hari ini berjalan lancar,” ujarnya.

Pelatihan tersebut selanjutnya akan diteruskan dengan pendampingan penyusunan karya tulis melalui WhatsApp Group dan Google Drive. Pendampingan menggunakan Lembar Kerja (LK) 1–4 yang mencakup tahap pengembangan ide, penyusunan naskah, reviu, pemberian umpan balik, revisi, hingga finalisasi karya untuk dipublikasikan di media massa daring.

Melalui program ini, MPBI UMS berharap literasi digital guru semakin kuat sekaligus mendorong lahirnya karya tulis yang berkualitas. Pemanfaatan AI diharapkan dapat menjadi bagian dari praktik literasi digital yang produktif, etis, kritis, dan bertanggung jawab di lingkungan pendidikan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *