AGRITEACH 2025: Mahasiswa FTP UB Kenalkan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan kepada Anak Panti

Edutrend.id, Malang – Sabtu, 11 Oktober 2025, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya melalui Kementerian Sosial Masyarakat BEM FTP UB bersama TIM CARE dari Himpunan Mahasiswa Teknik Biosistem mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Agriteach 2025 Pengajaran 2 di Panti Asuhan Taqwa Al-Qalbi, Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang. Program ini dirancang khusus untuk memberikan edukasi lingkungan yang mudah dipahami oleh anak-anak sekaligus mengenalkan teknologi pertanian sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar ekosistem. Para mahasiswa menjelaskan hubungan antar makhluk hidup dan lingkungannya dengan bahasa yang disesuaikan untuk usia anak-anak panti. Setelah itu, peserta diajak memahami perbedaan sampah organik dan anorganik, serta pentingnya memilah sampah sebagai langkah awal menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar. Penjelasan diberikan secara interaktif sehingga anak-anak mudah menangkap inti materi. 

Setelah sesi teori, acara berlanjut pada praktik langsung pembuatan eco enzyme menggunakan sisa buah-buahan. Anak-anak terlihat sangat antusias saat mencampur bahan, mengaduk larutan, dan mempelajari manfaat eco enzyme sebagai pembersih alami serta pupuk organik cair. Melalui kegiatan ini, mereka diajarkan bahwa limbah dapur pun dapat diolah menjadi sesuatu yang berguna, sehingga tidak langsung dibuang begitu saja. 

Selain eco enzyme, mahasiswa juga memperkenalkan teknik bercocok tanam vertikal melalui pembuatan tower vertikultur. Sistem tanam ini didesain untuk memanfaatkan ruang sempit dan sangat cocok diterapkan di area rumah perkotaan. Anak-anak panti diajak melihat langsung cara menyusun pipa, mengisi media tanam, dan menempatkan bibit pada setiap tingkat tower. Pendekatan praktik ini membuat mereka semakin memahami bahwa bertanam tidak selalu membutuhkan lahan yang luas. 

Rangga Nuravian selaku ketua pelaksana Agriteach 2025 menyampaikan bahwa “Melalui AGRITEACH 2025, terkhusus pada Pengajaran 2 dengan topik ekosistem dan ilmu sederhana teknologi pertanian, kami ingin mengajarkan hal-hal sederhana yang bisa anak-anak lakukan untuk menjaga lingkungan. Harapannya, kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap alam sekaligus mengenalkan teknologi pertanian yang mudah diterapkan”

Ketua TIM CARE HMTB, Fatimatuz Zahro, juga berbagi pengalamannya selama mendampingi kegiatan. Ia menyebutkan bahwa menyampaikan materi kepada anak-anak menjadi tantangan tersendiri karena diperlukan pendekatan yang ringan, komunikatif, dan menyenangkan. Namun, antusiasme anak-anak saat membuat eco enzyme dan tower vertikultur membuat kegiatan semakin hangat dan hidup. Bagi Fatimatuz dan timnya, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengabdian mereka kepada masyarakat. 

Dari pihak panti, Ibu Nur selaku pengurus Panti Asuhan Taqwa Al-Qalbi mengungkapkan apresiasi yang besar kepada mahasiswa FTP UB. Ia menilai bahwa kegiatan ini membawa dampak positif bagi anak-anak, tidak hanya menambah wawasan tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Anak-anak yang biasanya hanya melihat sampah sebagai sesuatu yang harus dibuang kini memahami bahwa sebagian limbah dapat diolah menjadi produk bermanfaat. Melalui rangkaian kegiatan Agriteach 2025 ini, mahasiswa FTP UB menunjukkan komitmen mereka untuk membawa perubahan positif melalui edukasi lingkungan dan teknologi pertanian sederhana. Kegiatan ini tidak hanya memberi pengalaman belajar bagi anak-anak panti, tetapi juga memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada satu hari kegiatan, melainkan menjadi kebiasaan baik yang ditera

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *