
Surakarta – Laboratorium PGPAUD FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar workshop intensif pembuatan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) menggunakan perangkat lunak Unity. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat–Sabtu, 14–15 November 2025, di ruang B23 Laboratorium Microteaching PGPAUD ini merupakan kolaborasi antara Laboratorium PGPAUD yang dipimpin oleh Dr. Sri Slamet, M.Pd. dan Laboratorium Pusat Sumber Belajar dan Pusat Studi (PSBPI).
Pelatihan ini diinisiasi untuk memperkuat kompetensi para asisten laboratorium media PGPAUD dalam merancang media pembelajaran yang mutakhir, adaptif, dan relevan bagi anak usia dini. “Kami berharap para asisten laboratorium mampu membimbing adik-adik tingkatnya dalam menghasilkan media belajar yang menarik, inovatif, serta sesuai perkembangan teknologi,” ujar Dr. Junita Dwi Wardhanni, M.Ed., Kaprodi PGPAUD FKIP UMS, saat membuka acara.
Dipandu Instruktur Berpengalaman dari Lab PSBPI
Pelatihan dipandu langsung oleh tim VR Lab PSBPI di bawah koordinasi Muhammad Luthfi Hidayat, M.Pd., Ph.D., selaku Kepala Lab PSBPI, bersama para instruktur, termasuk Ari Septian, S.Pd. dan rekan-rekan. Selama dua hari penuh, peserta dikenalkan pada alur pembuatan media VR secara komprehensif—mulai dari instalasi, pembuatan objek, hingga publikasi konten.
Materi yang diberikan antara lain:
- Technical meeting instalasi aplikasi Unity
- Pembuatan ruangan menggunakan ProBuilder
- Membuat object player dan mengatur kecepatan berjalan serta ketinggian lompatan
- Mendesain poster 3D tematik
- Membuat tombol interaktif (button)
- Penambahan karakter pemandu
- Pemberian texture pada ruangan
- Teknik merekam video 360
- Mengunggah video 360 ke YouTube agar dapat diakses sebagai konten 360VR
- Uji coba menggunakan kacamata VR
Untuk mendukung praktik, Laboratorium PGPAUD menyediakan lima unit kacamata VR yang digunakan bergantian oleh para asisten laboratorium.
Semangat Tinggi di Tengah Keterbatasan Sarana

Meski pelatihan dilaksanakan dengan perangkat terbatas, antusiasme peserta tidak luntur. Para asisten lab menunjukkan komitmen tinggi untuk menyelesaikan seluruh rangkaian praktik yang berlangsung full day selama dua hari.
“Sarana mungkin belum ideal, tetapi semangat belajar teman-teman luar biasa. Ini yang menjadi bekal penting untuk mengembangkan media VR di PGPAUD ke depannya,” ujar salah satu instruktur.
Suasana pelatihan tampak hidup dan interaktif. Para peserta saling membantu, berdiskusi, dan mencoba berbagai fitur dalam Unity hingga mampu menghasilkan proyek VR sederhana yang siap dipublikasikan.
Menutup dengan Komitmen Berkarya
Pelatihan ditutup dengan sesi foto bersama. Lebih dari itu, para peserta membawa pulang tekad baru untuk terus belajar, bereksperimen, dan menghasilkan karya-karya media pembelajaran berbasis VR yang bermanfaat untuk pendidikan anak usia dini.
Inisiatif ini menjadi langkah awal penguatan ekosistem inovasi teknologi pendidikan di lingkungan PGPAUD UMS—sebuah investasi penting untuk menyiapkan tenaga pendidik masa depan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
